Mengatasi "Disk Boot Failure" Pada Komputer Anda


Pernahkah komputer anda mengalami penyakit seperti gambar di samping? Mungkin hal tersebut cukup membuat kita panik atau putus sebagai kaum awam, hingga salah satu solusi yang langsung muncul di benak kita adalah, merogoh kocek dan pergi ke tempat tukang benerin komputer. Namun itu Makan Biaya, belum lagi kalau kita saat pergi ke tempat tukang benerin komputer mendapat kesialan, a.k.a dibodoh-bodohin tukang komputer.

Nah...kali ini saya akan berbagi tips agar dapat mengantisipasi hal seperti ini secara gamblang. Kalau ada cara antisipasi yang gratis...buat apa cari yang makan biaya. Lumayan bisa hemat Rp 75.000,-

Sebenarnya secara teoritis saya tidak begitu paham mengenai ini (maklum IT gadungan....) Namun menurut sepengetahuan saya, masalah ini terjadi karena harddisk anda tidak terbaca atau tidak ter-diteksi oleh komputer saat komputer melakukan booting awal (secara visualnya: pada saat layar komputer hitam dengan berbagai kalimat-kalimat berwarna putih, sebelum logo Windows loading muncul). Nah...biasanya kasus kecil seperti ini hanya gara-gara posisi kabel ke harddisk anda agak salah atau sedikit kotor karena debu di CPU.

Caranya sebagai berikut;
  1. Cabut semua koneksi kabel dari komputer ke stopcontact (listrik) / dari stabilizer.
  2. Buka casing CPU anda.
  3. Cari harddisk anda, cabut kabel serial (kabel yang bentuknya lebar sendiri) dan kabel power-supplay (kabel yang isinya kabel-kabel kecil berwarna-warni) yang terhubung ke harddisk anda. Boleh juga cabut dari yang terhubung ke Mother-board (papan hijau yang berada di dasar dan berisi berbagai komponen-komponen), asal inget masangnya lagi....hihihihihi
  4. Bersihkan kedua kabel tersebut (jangan pake air !!) dengan cara cukup menghembus-hembus saja.
  5. Kemudian sambung kembali kedua kabel tersebut ke harddisk, dan ke Mother-board jika anda turut melepas juga sebelumnya. Dan setelah anda yakin anda telah memasangnya dengan benar, untuk sementara jangan dipasang dulu casing CPU, jaga-jaga jika masih belum berhasil.
  6. Koneksikan kembali kabel komputer atau kabel stabilizer jika anda menggunakan perantara stabilizer pada komputer anda, dan hidupkan komputer anda.
Jika saat awal logo Windows mucul serta sedang loading, berarti anda berhasil memperbaiki komputer anda   Namun jika belum berhasil, coba lakukan kembali cara di atas (inget saat anda ingin mencabut kabel harddisk, kondisi komputer harus benar-benar tidak teraliri listrik) sampai berhasil.

Cara ini selalu berhasil pada komputer 'ketinggalan zaman' saya. Namun bagi anda pengguna Laptop or Notebook harus lebih berhati-hati, karena baik komponen maupun kabel di sana agak sedikit berbeda bentuknya, namun strategi untuk memperbaikinya tetap sama. Jika anda takut untuk melakukannya sendiri coba minta bantuan teman anda yang mempunyai pengalaman dalam membongkar-pasang komputer.

Dan satu lagi, jika anda ingin menghindari masalah seperti ini terjadi kembali, cobalah bersihkan bagian dalam komputer anda sekali setahun. Biayanya tidak mahal kok...minta aja tolong dibersihkan sama tukang benerin komputer. Or bawa deh CPU kamu ke tukang bengkel tambal ban pinggiran -- buka casing kamu, lalu bersihin deh tuh bagian dalam komputer dengan semporotan angin bengkel (tidak perlu melepas semua sambungan kabel or komponen dari tempatnya), kasih aja Rp 2.000 sama 'si Lae' paling juga kelar. 

Selamat mencoba dan semoga berhasil...

3 Comments

keren gan infonya, saya juga lgi cobanih...

Trima kasih infonya,pokoknya jangan kapok kirim2 solusi tentang komputer.

Hha.. Bisa jd jga pnyebab.a kabel k hardisk.a kendor.. :D
sbelum d cabut.. Teken2 aj dlu kabel.a..
Nice info gan ^^b

Leave a comment